photo ict logo_zps9ifiqd0j.png

Minggu, Februari 08, 2015

Katakan Tidak Untuk Valentine

                Valentine Day merupakan salah satu perayaan yang dilakukan oleh masyarakat pada tanggal 14 Februari yang identik dengan hari kasih sayang. Mereka merayakan Hari Valentine dengan menunjukkan rasa cintanya kepada orang yang ia sayangi dengan cara memberi hadiah atau mengajaknya pergi ke suatu tempat untuk menghabiskan waktu bersama. Misalnya, seorang lelaki memberikan hadiah berupa cokelat untuk kekasihnya atau mengunjungi tempat wisata bersama orang terkasih.
Dewasa ini, para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan pelajar dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada yang ikut merayakan Hari Valentine. Biasanya mereka merayakan Hari Valentine dengan memberi hadiah kepada teman atau sahabatnya. Tetapi tak jarang pula ada yang memberikan hadiah kepada kekeasihnya apabila ia telah memiliki seorang kekasih.
 Perlu diketahui bahwa pada zaman dahulu ada seorang pendeta yang bernama Valentine yang tertangkap dan dihukum mati karena Valentine melakukan suatu hal yang tidak disenangi oleh Kaisar di daerahnya. Akan tetapi, Valentine selalu berjuang untuk melakukan tindakan yang menurutnya itu baik. Untuk mengenang kematian Valentine maka setiap tanggal 14 Februari umat Kristen mengadakan sebuah perayaan yang disebut Hari Valentine. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Hari Valentine adalah perayaan yang dilakukan untuk mengenang seorang pendeta Kristen. Maka dari itu, apabila umat Islam merayakan Hari Valentine berarti mereka termasuk ke golongan umat tersebut. Rasulullah Saw. bersabda:
Sangat disayangkan bahwa masih banyak pelajar muslim yang belum mengetahui sejarah datangnya Hari Valentine itu sendiri. Para pelajar menganggap Hari Valentine hanyalah hari bersenang-senang bersama orang terkasih, padahal Hari Valentine adalah perayaan yang ditujukan untuk umat Kristen. Disamping Hari Valentine bukan perayaan umat Islam, Hari Valentine juga merugikan diri sendiri karena menghabiskan uang hanya untuk memberi hadiah. Umat Islam boleh memberikan hadiah kapanpun, tetapi jangan diniatkan untuk merayakan perayaan agama lain.
 Untuk menghilangkan perayaan Hari Valentine yang telah membudaya khususnya bagi pelajar muslim, ada tiga solusi yang perlu dilakukan agar para pelajar muslim tidak ikut merayakan Hari Valentine. Pertama, lakukan pendekatan terhadap pelajar yang belum memahami makna Hari Valentine sebenarnya. Beritahulah kepada mereka bahwa Hari Valentine tidak boleh dirayakan oleh umat Islam.
Kedua, berikan kegiatan positif terutama kegiatan yang islami seperti menghadiri kegiatan majelis dan tadarrus Al-quran. Hal ini dilakukan agar para pelajar terbiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan untuk menghapuskan semua yang ada dipikiran pelajar tentang Hari Valentine serta sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ketiga, lakukan muhasabah diri untuk mengingat kesalahan-kesalahan yang diperbuat dan ajaklah untuk selalu mengingat Allah SWT dengan berzikir serta jauhi perbuatan yang mendekati zina. Jadi, bagi pelajar muslim harus mampu mengkatakan Tidak Untuk Hari Valentine.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar