Valentine
Day merupakan salah satu perayaan yang dilakukan oleh masyarakat pada tanggal
14 Februari yang identik dengan hari kasih sayang. Mereka merayakan Hari Valentine
dengan menunjukkan rasa cintanya kepada orang yang ia sayangi dengan cara
memberi hadiah atau mengajaknya pergi ke suatu tempat untuk menghabiskan waktu
bersama. Misalnya, seorang lelaki memberikan hadiah berupa cokelat untuk
kekasihnya atau mengunjungi tempat wisata bersama orang terkasih.
Dewasa ini, para pelajar Sekolah
Menengah Atas (SMA) bahkan pelajar dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada yang
ikut merayakan Hari Valentine. Biasanya mereka merayakan Hari Valentine dengan
memberi hadiah kepada teman atau sahabatnya. Tetapi tak jarang pula ada yang
memberikan hadiah kepada kekeasihnya apabila ia telah memiliki seorang kekasih.
Sangat disayangkan bahwa masih
banyak pelajar muslim yang belum mengetahui sejarah datangnya Hari Valentine
itu sendiri. Para pelajar menganggap Hari Valentine hanyalah hari bersenang-senang bersama orang terkasih, padahal Hari Valentine adalah perayaan yang ditujukan untuk umat Kristen. Disamping Hari Valentine bukan perayaan umat Islam, Hari Valentine juga merugikan diri sendiri karena menghabiskan uang hanya untuk memberi hadiah. Umat Islam boleh memberikan hadiah kapanpun, tetapi jangan diniatkan untuk merayakan perayaan agama lain.
Kedua, berikan kegiatan positif
terutama kegiatan yang islami seperti menghadiri kegiatan majelis dan tadarrus Al-quran. Hal ini dilakukan agar para pelajar terbiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan untuk menghapuskan semua yang ada dipikiran pelajar tentang Hari Valentine serta sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ketiga, lakukan muhasabah diri
untuk mengingat kesalahan-kesalahan yang diperbuat dan ajaklah untuk selalu
mengingat Allah SWT dengan berzikir serta jauhi perbuatan yang mendekati zina. Jadi, bagi pelajar muslim harus mampu mengkatakan Tidak Untuk Hari Valentine.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar